|
Isi dari Surat lamaran kerja harus bisa memberikan informasi-informasi penting mengenai diri si pelamar yang dibutuhkan dalam kaitannya dengan pekerjaan yang dilamarnya. Berikut isi surat lamaran kerja yang ideal. 1. Data diri pribadi si pelamar, yang terdiri atas : - Nama lengkap
- Jenis kelamin
- Tempat dan tanggal lahir
- Kewarganegaraan
- Status perkawinan
- Alamat, harus ditulis dengan lengkap dan jelas, termasuk kode pos dan nomor telepon (jika ada)
2. Pendidikan / Ijazah yang dimiliki : - Pendidikan formal : biasanya cukup disebutkan pendidikan formal terakhir. Misalnya pendidikan dasar / menengah (SD/SMP/SMU) dan pendidikan tinggi (perguruan tinggi / universitas).
- Pendidikan informal : perlu disebutkan pendidikan informal atau kursus-kursus kejuruan yang pernah diikuti, misalnya kursus mengetik, kursus komputer, jahit-menjahit, akuntansi (pembukuan), kursus bahasa asing, perbankan, sekretaris, kursus mengemudi dan lain sabagainya. Pendidikan informal yang disebutkan dalam surat lamaran kerja, umumnya yang dikaitkan dengan jenis pekerjaan yang akan dilamar.
- Keterampilan khusus : dalma surat lamaran kerja perlu disebutkan keterampilan-keterampilan khusus yang dimiliki si pelamar, misalnya keterampilan mengetik 10 jari dengan cepat dan tepat, menguasai keterampilan mengoperasikan komputer atau mesin-mesin, menguasai bahasa inggris dengan fasih baik lisan maupun tulisan, mahir mengemudi dan memiliki SIM, mahir menulis steno dan lain-lain.
3. Pengalaman Kerja Apabila pelamar baru lulus dari sekolah atau perguruan tinggi atau belum pernah bekerja sebelumnya, maka sebaiknya disebutkan keterampilan kerja dalam bidang pekerjaan yang dilamarnya dengan dasar pendidikan yang telah dimilikinya, misalnya sarjana lulusan farmasi yang telah dibekali dengan keterampilan kerja di bidang produksi obat-obatan, sarjana desain grafis yang pernah mengikuti pelatihan kerja di Nagoya publishing Jepang, dan lain-lain. Akan tetapi bila pelamar telah mempunyai pengalaman kerja, dia harus menyebutkan pengalaman kerjanya dalma bidang yang dilamarnya atau bidang pekerjaan yang relevan / sejenis dengan bidang tersebut. Misal : - Berpengalaman di bidang pemasaran obat-obat
- Berpengalaman sebagai operator pada mesin cetak offset
- Berpengalaman selama 5 tahun tentang mesin diesel kapasitas besar
- Berpengalaman di bidang pemasaran buku-buku impor, dan lain sebagainya
4. Kegemaran dan Hobi
Disamping hal-hal di atas, pelamar juga dapat menyebutkan hobi atau kegemaran yang sekiranya dapat menunjang jenis pekerjaan yang dilamarnya. Tidak jarang kegemaran atau hobi dapat menentukan diterima atau tidaknya seorang pelamar untuk bekerja. Suatu kantor atau perusahaan, adakalanya berniat membentuk tim olahraga atau kesenian untuk mempromosikan nama kantor dan perusahaan itu, Anggota tim bisa direkrut dari luar atau pegawai / karyawan di lingkungannya sendiri. Jadi, disamping keterampilan pokok dibidang pekerjaan, hobi pun turut membantu dan mempermudah diterimanya si pelamar pada kantor atau perusahaan.
Dalam surat lamaran, pengisian kegemaran atau hobi sebaiknya dipilih kegemaran yang sifatnya terarah, misalnya membaca buku-buku iptek atau hobi dalam bidang kesenian dan olahraga. Bilamana perlu kita dapat menyebutkan satu atau dua tokoh (public figur) yang mempunyai reputasi baik dalam masyarakat sebagai referensi atau rekomendator. Surt referensi diajukan atau diminta dari orang yang tidak mempunyai hubungan tali keluarga atau saudara dengan kita. 5. Informasi Lowongan Pekerjaan Sebaiknya pelamar juga menyebutkan dari media massa mana ia memperoleh informasi tentang lowongan kerja tersebut. - Berdasarkan pemberitaan iklan pada harian atau koran
- Berdasarkan siaran radio dan televisi
- Berdasarkan informasi dari orang lain, kenalan atau koneksi
- Berdasarkan inisiatif sendiri
- Bersumber dari kantor penempatan tenaga kerja
- Bersumber dari tempat kursus, sekretariat akademi, lembaga manajemen
- Berdasarkan pengumuman, baik dikoran, media internet, maupun melalui plakat-plakat yang digantung di muka toko atau kantor
6. Pas Foto
Lampiran yang hampir tidak boleh terlupakan dalam surat lamaran kerja adalah pas foto. Pas foto dilampirkan menurut jumlah dan ukuran yang diminta. Bila yang diminta pas foto ukuran 4 x 6, jangan Anda mengirimkannya dengan ukuran 3 x 4. Sangat menentukan dalam penilaian.
7. Surat Referensi Surat referensi berfungsi untuk memperkuat posisi surat lamaran atau si pelamar. Surat referensi dapat diminta dari : - Kepala sekolah atau rektorat perguruan tinggi
- Dari pimpinan kantor tempat pelamar kerja bekerja sebelumnya
- Dari salah seorang kenalan atau koneksi yang bekerja di kantor atau perusahaan yang sedang dilamar
Surat referensi biasanya diberikan setelah diminta atau diajukan untuk didapat. Dalam hal ini surat referensi yang dimaksud tentu yang berbunyi dan mengarah untuk keperluan melamar kerja. Surat referensi diajukan dan diminta dari orang yang tidak mempunyai hubungan tali persaudaraan dengan kita.
8. Lampiran Pada umumnya, perusahaan yang membuka lowongan kerja mengharuskan pelamar, melampirkan beberapa surat pendukung seperti ijazah terakhir, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), Curriculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup), Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Pas Foto, dan lain-lain. Bacalah dengan teliti pengumuman atau iklan mengenai lowongan kerja beserta syarat-syarat yang diminta. Semua syarat yang diminta harus dipenuhi oleh pelamar. Jika diminta untuk melampirkan pas foto dalam keadaan berpakaian rapi atau berjas lengkap dengan dasi, harus dipenuhi oleh pelamar. Kalaupun tidak diminta, tidak ada salahnya melampirkan foto diri (dua embar ukuran 4 x 6) di dalam berkas surat lamaran Anda.
|